Selanjutnya, disiplin keempat, team learning, menempatkan kerja tim sebagai bagian integral dari proses pembelajaran organisasi. Disiplin kelima, yakni system thinking, mendorong ASN untuk berpikir secara menyeluruh dan tidak terpaku pada satu sudut pandang, sehingga kebijakan yang diambil dapat mempertimbangkan berbagai perspektif.
“Dengan demikian lewat kegiatan ini saya berharap pemikiran awal dari fifth discipline yang melahirkan learning organization diikuti dengan pemikiran-pemikiran yang lain yang menunjang, fifth discipline ini akan terus kita kembangkan, pada organisasi kita,” katanya.
Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Tri Widodo W. Utomo, mengungkapkan, konsep learning organization tetap relevan hingga saat ini.
“Modal kapital itu bukan lagi segalanya. Yang menjadi penentu utama adalah skill, capabilities, dan knowledge of people,” ujarnya.
Sehingga kualitas sumber daya manusia sangat penting dalam menentukan kinerja organisasi.
(Arief Setyadi )