JAKARTA - Gempa bumi mengguncang Chile pada Kamis (12/2/2026) malam. Berdasarkan hasil analisis, gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6,2 dengan episenter terletak di darat pada kedalaman 37 km.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme naik (thrust fault). "Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia," kata Daryono, Kamis malam.
Pihaknya mengimbau masyarakat pesisir di wilayah Indonesia agar tetap tenang. Hingga saat ini, katanya, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.
(Arief Setyadi )