Dua Jenderal Senior Dicopot, Militer China Dikhawatirkan Tak Siap Hadapi Konflik

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 16 Februari 2026 14:13 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Militer China menjadi sorotan menyusul penangkapan dua pemimpin seniornya, yang mempersempit struktur komando tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Penangkapan, yang oleh banyak pihak disebut sebagai pembersihan, menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis tentang kesinambungan operasional, moral internal, dan kapasitas pengambilan keputusan dalam krisis.

Pencopotan baru-baru ini terhadap dua anggota senior Komisi Militer Pusat (CMC) Tiongkok — termasuk Wakil Ketua Jenderal Zhang Youxia dan perwira senior Liu Zhenli — telah mengurangi jumlah anggota komisi menjadi Ketua Xi Jinping dan satu anggota yang tersisa, Zhang Shengmin.

Konsultan risiko politik berbasis di New York, SinoInsider, menilai bahwa penyusutan CMC menandai fase paling mengganggu secara politik bagi PLA selama masa jabatan Xi dan berisiko melemahkan stabilitas kelembagaan di tingkat komando inti.

Analis pertahanan mengatakan perombakan ini menghilangkan kepemimpinan medan perang yang berpengalaman dari PLA pada saat yang sensitif.

Evan Sankey dari Cato Institute mencatat bahwa komisi, yang biasanya terdiri dari tujuh anggota, kini beroperasi hanya dengan dua anggota, dan tidak satu pun memiliki pengalaman tempur sebelumnya. Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai konsolidasi jangka pendek otoritas Xi dan kemunduran reputasi bagi tata kelola militer, demikian dilansir Nepal Aaja, Senin (16/2/2026).

SinoInsider menilai bahwa pemecatan tersebut—bersamaan dengan kampanye anti-korupsi dan perbaikan paralel di departemen peralatan serta politik—kemungkinan akan mengganggu siklus perencanaan dan memperlambat kesiapan operasional.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya