Di sisi lain, Sigit memastikan institusi Polri tetap memberikan ruang kepada mahasiswa dan pemuda untuk menyalurkan aspirasi. Mengingat, hal tersebut merupakan bagian dari demokrasi.
"Namun di satu sisi, ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik, karena stabilitas kamtibmas menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk melaksanakan pembangunan," ucap Sigit.
Menurut Sigit, Polri akan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada generasi penerus bangsa untuk menyampaikan suaranya. Bahkan, ia juga menegaskan Korps Bhayangkara selalu terbuka terhadap kritik.
"Polri siap untuk selalu dievaluasi dan dikritik agar bisa mengantarkan Polri sesuai mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang dekat dan dicintai masyarakat," tutur Sigit.
Dengan terjaganya iklim demokrasi serta situasi kamtibmas yang sehat dan kondusif, Sigit menyebut hal tersebut dapat mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.
"Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa mewujudkan cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit.
(Awaludin)