Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi, dan pejabat militer senior.
Iran membalas dengan serangan gencar yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh wilayah, serta beberapa kota di Israel. Serangan terus meningkat.
Konflik ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan energi global di tengah penurunan tajam lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz, jalur utama yang mengangkut sekitar 20 juta barel minyak setiap hari.
(Rahman Asmardika)