Ia menyampaikan doa yang terinspirasi dari gurunya, Muhammad Metwally Al-Sha'rawi, seorang ulama besar dari Mesir yang pernah memanjatkan doa kepada Presiden Mesir terkait amanah kepemimpinan.
“Saya ingin berdoa. Yang pertama, buat Bapak Presiden. Pak, saya punya guru, Pak. Namanya Syekh Mutawalli Sya’rawi. Beliau pernah berdoa kepada Presiden Mesir. Doanya dimulai dengan kalimat: Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan, baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan,” kata Quraish Shihab.
Ia kemudian menyampaikan doa yang menurutnya relevan untuk dipanjatkan bagi Prabowo dalam menjalankan tugas memimpin bangsa.
“Baru beliau berkata, dan ini yang ingin saya doakan buat Bapak. Katanya: Saya tidak tahu, boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi. Saya hanya bisa berdoa, kalau Yang Mulia adalah takdir kami rakyat, dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang menyejahterakan rakyat, maka kami berdoa semoga kami dapat membantu Bapak,” lanjutnya.