Sementara itu, tokoh agama Jember sekaligus pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember, Mohamad Kholili, mengaku prihatin dengan adanya aktivitas yang dinilai menyimpang tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah kepolisian yang melakukan penggerebekan setelah adanya laporan masyarakat.
Menurutnya, perilaku seksual berisiko juga dapat berdampak pada penyebaran penyakit menular, seperti HIV/AIDS.
(Awaludin)