JAKARTA – Keberadaan kapal induk Prancis Charles de Gaulle terungkap setelah seorang perwira Angkatan laut menggunakan jam tangan pintar dan aplikasi kebugaran Strave untuk melacak aktivitas larinya di kapal tersebut, menurut laporan Le Monde.
Presiden Emmanuel Macron mengerahkan satu-satunya kapal induk Prancis menuju Siprus sebagai tanggapan terhadap perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran, di mana Teheran telah menargetkan aset militer Barat dalam serangan balasan.
Pada Jumat, (20/3/2026) Le Monde melaporkan pada Jumat bahwa mereka dapat mengidentifikasi perkiraan posisi waktu nyata kapal perang sepanjang 262 meter tersebut melalui data yang tersedia untuk umum dari platform Strava. Dengan menganalisis data geolokasi dari profil publik pelaut muda tersebut, surat kabar itu mencocokkannya dengan citra satelit dari Badan Antariksa Eropa yang menunjukkan Charles de Gaulle dan kelompok serangnya sekitar 100 km dari pantai Turki.
Rute jogging yang direkam pada 13 Maret tampak sebagai pola zig-zag, menunjukkan bahwa individu tersebut berlari mengelilingi dek kapal yang bergerak, meskipun kapal spesifik tersebut tidak diidentifikasi secara langsung, kata laporan itu.