Iran juga meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi di negara-negara Teluk. Laporan menyebut dua gelombang drone Iran menyerang kilang Mina Al-Ahmadi di Kuwait pada Jumat (20/3/2026) pagi, memicu kebakaran. Kilang tersebut merupakan salah satu yang terbesar di kawasan dengan kapasitas sekitar 730.000 barel per hari.
Pada saat yang sama, Iran memperingatkan Uni Emirat Arab tentang kemungkinan pembalasan. Dalam pernyataan resmi, Teheran mengatakan akan menargetkan Ras al-Khaimah jika pulau-pulau Iran di Teluk kembali diserang dari wilayah UEA.
“Kami memperingatkan Uni Emirat Arab, jika terjadi pelanggaran berulang dari sumber negara itu ke pulau-pulau Iran di Teluk Persia, angkatan bersenjata Iran yang kuat akan menghantam Ras al-Khaimah dengan pukulan telak,” kata juru bicara tersebut, menurut Al Jazeera.