Febriel lulus dari Akmil 1995 dari kecabangan infanteri Kostrad. Sebagai jenderal Cakra, Febriel kenyang pengalaman jabatan di Korps Baret Hijau tersebut antara lain Danyonif 700/Raider (2011-2013), Waasops Kasdiv 2/Kostrad (2014-2015) serta Danbrigif Linud 18/Trisula (2015-2016)
Beberapa jabatan teritorial yang pernah disandangnya yakni Danrem 023/Kawal Samudera (2020-2022) dan Danrem 161/Wira Sakti (2023-2024). Jabatannya saat ini perwira staf ahli tingkat III bidang polkamnas Panglima TNI (2025).
Febriel juga tercatat sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Halilintar. Salah satu job desk-nya yatu menertibkan penambangan tanpa izin di kawasan hutan. Pada 25 Oktober-4 November 2025 Satgas pimpinan Febriel menindak empat perusahaan tambang ilegal di kawasan hutan Morowali, Sulawesi Tengah.
“Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan 11 truk bermuatan nikel milik PT JJA dan 9 truk milik PT HGI, kedua perusahaan merupakan kontraktor tambang PT BMU. Kemudian hari berikutnya mengamankan kembali 9 truk milik PT MMP yang merupakan kontraktor tambang PT BCPM,” tulis siaran pers resmi Kementerian Kehutanan (5/11/2025).
3. Mayjen TNI Dody Triwinarto.