Tito kemudian menginstruksikan pencabutan surat edaran dan meminta pemerintah daerah memberikan klarifikasi kepada publik.
“Karena adanya panic buying itu, saya segera menghubungi mereka untuk mencabut surat edaran,” ujarnya.
Mantan Kapolri itu juga mengaku telah menginstruksikan agar pemerintah daerah memberikan penjelasan kepada publik.
“Setelah dicabut, harus diberikan penjelasan ke publik bahwa stok BBM dan gas aman, cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir. Itu yang perlu disampaikan,” pungkasnya.
(Awaludin)