JAKARTA – PT Jasa Marga mencatat lonjakan signifikan kendaraan saat puncak arus balik Lebaran 1447 H/2026, yang kembali ke wilayah Jabodetabek.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menyebut total sebanyak 197.747 kendaraan kembali menuju Jabodetabek. Angka ini meningkat 41,80 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 139.450 kendaraan melalui empat gerbang tol (GT).
“Total lalu lintas menuju Jabodetabek mencapai 197.747 kendaraan, naik 41,80 persen dari kondisi normal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Di GT Cikupa arah Jakarta, tercatat 49.667 kendaraan atau naik 10,36 persen dari normal 45.006 kendaraan. Sedangkan di GT Ciawi 2 arah Jakarta, volume mencapai 53.239 kendaraan, meningkat 70,09 persen dari kondisi normal 31.301 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, peningkatan juga terjadi pada arus kendaraan dari Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta, dengan total 79.653 kendaraan atau naik 43,79 persen dari kondisi normal 55.396 kendaraan. Sementara itu, kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek tercatat 67.653 kendaraan atau naik tipis 4,96 persen dari kondisi normal 64.459 kendaraan.
Distribusi lalu lintas tercatat melalui dua gerbang tol utama. Di GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, kendaraan menuju Jakarta dan Bandung tercatat sebanyak 45.260 unit, meningkat signifikan 62,54 persen dari normal 27.845 kendaraan.
“Sedangkan kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 34.346 kendaraan atau naik 7,94 persen dari lalu lintas normal 31.821 kendaraan,” jelasnya.
Sementara itu, di GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi, kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat 34.393 unit atau naik 24,83 persen dari normal 27.551 kendaraan. Adapun kendaraan menuju Bandung tercatat 33.307 unit atau meningkat 2,05 persen dari kondisi normal 32.638 kendaraan.
(Awaludin)