JAKARTA – Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan, misi antariksa Artemis II telah berhasil lepas landas dari Pusat Antariksa Kennedy di Florida. Misi ini menandai untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad umat manusia kembali terbang ke Bulan.
"Artemis II dibangun berdasarkan visi yang ditetapkan Presiden Donald Trump, mengembalikan umat manusia ke Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun dan membuka babak selanjutnya dalam eksplorasi bulan setelah Apollo," kata Administrator NASA Jared Isaacman, dikutip dari Foxnews, Kamis (2/4/2026).
Misi ini membawa empat astronaut, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari Amerika Serikat (AS) dan Jeremy Hansen dari Kanada.
Mereka dijadwalkan untuk mengorbit Bulan tanpa mendarat, guna menguji sistem navigasi dan pendukung kehidupan di ruang angkasa dalam dengan menggunakan wahana antariksa Orion.
Selama perjalanan, para astronot akan melakukan serangkaian uji coba komunikasi laser berkecepatan tinggi dan manuver kedekatan orbital yang akan menjadi standar baru dalam eksplorasi ruang angkasa modern.
Artemis II merupakan misi berawak pertama dalam Program Artemis. Misi ini sekaligus menandai penerbangan perdana roket lunar baru NASA, Space Launch System (SLS).