Misi mereka adalah yang pertama ke bulan sejak misi Apollo 17 tahun 1972. Kepulangan mereka melengkapi misi yang penuh dengan tonggak teknis.
Artemis II secara luas dipandang sebagai penerbangan uji kritis untuk misi Bulan di masa depan, khususnya Artemis IV, yang bertujuan mendaratkan astronot di permukaan bulan untuk pertama kalinya sejak era Apollo.
Para insinyur sekarang akan menganalisis data kunci dari misi tersebut, termasuk kinerja perisai panas kapsul Orion serta sistem navigasi dan teknologi pendukung kehidupan. Semua ini penting untuk membawa manusia dengan aman lebih jauh ke luar angkasa.
Kepulangan juga mencakup salah satu fase perjalanan yang paling menantang yakni pemadaman komunikasi singkat selama masuk kembali ke atmosfer. Hal ini disebabkan panas yang sangat tinggi yang menumpuk di sekitar pesawat ruang angkasa.
Namun di atas jarak yang memecahkan rekor, misi ini juga menandai beberapa hal bersejarah lainnya. Glover menjadi orang kulit berwarna pertama yang melakukan perjalanan mengelilingi bulan, Koch wanita pertama, dan Hansen bukan orang Amerika pertama.