JAKARTA - Bentrokan antarakelompok penagih kendaraan atau yang dikenal sebagai mata elang (matel) dengan sejumlah warga terjadi di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra, mengungkapkan kronologi lengkap peristiwa bentrok mata elang dengan warga di Cakung.
"Awalnya ada warga, tapi bukan warga Cakung, motornya ditarik oleh matel. Mungkin yang bersangkutan kemudian menghubungi teman-temannya," kata Andre Tri Putra, Rabu (22/4/2026).
Diduga tidak terima atas penarikan tersebut, kata Andre, pemilik kendaraan bersama sejumlah rekannya mendatangi kantor matel yang berada di wilayah hukum Polsek Cakung. Aksi tersebut memicu ketegangan hingga berujung bentrokan singkat.
"Karena mungkin kesal, mereka datang ke kantor matel itu. Kebetulan kantornya ada di wilayah kami," ujarnya.
Keributan berlangsung dalam waktu singkat, diperkirakan hanya sekitar lima hingga sepuluh menit. Meski sempat terjadi aksi saling serang, namun tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. “Kejadiannya juga sebentar, sekitar lima sampai sepuluh menit saja,"imbuhnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengambil langkah cepat dengan menghalau massa dan mengamankan situasi agar tidak berkembang lebih luas.