JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akhirnya memberikan konfirmasi mengenai potensi penggunaan senjata nuklir untuk menyerang Iran dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (23/4/2026).
Menjawab pertanyaan wartawan, Trump menolak kemungkinan penggunaan senjata nuklir AS dalam konflik tersebut. "Mengapa saya harus menggunakan senjata nuklir ketika kita telah menghancurkan Iran sepenuhnya tanpa itu?" ujarnya sebagaimana dilansir TRT.
"Senjata nuklir seharusnya tidak pernah diizinkan untuk digunakan oleh siapa pun," tambahnya.
Trump juga mengatakan Iran mungkin telah mengisi ulang persenjataannya "sedikit" selama gencatan senjata dua minggu, tetapi ia menambahkan bahwa AS dapat menghancurkannya dengan cepat.
"Angkatan laut mereka telah hancur. Angkatan udara mereka telah hancur, pertahanan anti-pesawat mereka telah hancur... mungkin mereka sedikit menambah persenjataan selama jeda dua minggu, tetapi kita akan menghancurkannya dalam waktu sekitar satu hari jika mereka melakukannya," tambah Trump.