Merz mengatakan kepada mahasiswa universitas awal pekan ini bahwa "Amerika jelas tidak memiliki strategi" dan dia tidak dapat melihat "jalan keluar strategis apa" yang mungkin mereka pilih.
"Orang Iran jelas sangat terampil dalam bernegosiasi, atau lebih tepatnya, sangat terampil dalam tidak bernegosiasi, membiarkan Amerika pergi ke Islamabad dan kemudian pergi lagi tanpa hasil apa pun," katanya.
Dia menambahkan bahwa "seluruh bangsa" sedang "dipermalukan" oleh kepemimpinan Iran.
Sebagai tanggapan, Trump menggunakan platformnya Truth Social, di mana dia mengatakan Merz berpikir "tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki Senjata Nuklir" dan "tidak tahu apa yang dia bicarakan".
"Tidak heran Jerman begitu buruk, baik secara ekonomi maupun lainnya!" tulis unggahan tersebut.
BBC telah menghubungi kedutaan besar Jerman di Washington untuk meminta komentar.
Pengerahan militer AS di Jerman adalah yang terbesar di Eropa, dengan sekitar 12.000 pasukan di Italia dan 10.000 lainnya di Inggris.
Banyak yang ditempatkan di Pangkalan Udara Ramstein di luar kota Kaiserslautern di Jerman barat daya.
Trump sebelumnya telah mengusulkan pengurangan pasukan AS di Jerman, tetapi sejauh ini belum diberlakukan.
(Erha Aprili Ramadhoni)