Dampak Perang di Iran, Politikus AS Desak Trump Ungkap Program Senjata Nuklir Israel

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 06 Mei 2026 17:28 WIB
Ilustrasi.
Share :

Partai Demokrat mengutip informasi publik yang diungkapkan oleh Mordechai Vanunu, seorang teknisi di Pusat Penelitian Nuklir Negev, yang memberikan bukti program senjata nuklir Israel kepada media Inggris pada 1986. Mereka juga merujuk pada penilaian intelijen AS tahun 1974 yang baru dipublikasikan pada 2008 sebagai bukti keberadaan program tersebut.

Selain itu, mereka menunjuk pada kesaksian dari calon Menteri Pertahanan saat itu, Robert Gates, yang mengonfirmasi selama sidang konfirmasinya bahwa Israel memiliki senjata nuklir saat membahas ambisi Iran.

"Mereka dikelilingi oleh kekuatan-kekuatan yang memiliki senjata nuklir—Pakistan di timur mereka, Rusia di utara, Israel di barat, dan kita di Teluk Persia," kata Gates saat itu.

Para anggota parlemen meminta Rubio untuk memberikan tanggapan paling lambat tanggal 18 Mei.

Status Abu-Abu

Hingga kini, Israel tetap menjadi satu-satunya negara di dunia yang belum mengonfirmasi kepemilikan senjata tersebut secara terbuka.

Pada 2017, Israel memblokir negosiasi tentang Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir dan secara konsisten menolak resolusi Majelis Umum PBB tentang perjanjian tersebut sejak saat itu.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya