Dampak Perang di Iran, Politikus AS Desak Trump Ungkap Program Senjata Nuklir Israel

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 06 Mei 2026 17:28 WIB
Ilustrasi.
Share :

WASHINGTON – Lebih dari 30 anggota Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) telah menulis surat kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Mereka menuntut agar pemerintahan Trump secara terbuka mengakui program senjata nuklir rahasia Israel.

Israel tidak pernah secara resmi menyatakan keberadaan program tersebut, dan para pejabat AS telah menghabiskan puluhan tahun mempertahankan ambiguitas yang disengaja mengenai senjata pemusnah massal tersebut. Namun, anggota Kongres dari Partai Demokrat yang dipimpin oleh Joaquin Castro, menuntut agar kerahasiaan tersebut diakhiri di tengah perang AS-Israel dengan Iran.

"Kita, dalam arti sepenuhnya, berperang berdampingan dengan negara yang program senjata nuklirnya secara resmi ditolak oleh pemerintah Amerika Serikat," tulis para anggota parlemen pada Selasa (5/5/2026) dalam surat kepada Rubio, sebagaimana dilansir TRT.

Para anggota parlemen mengatakan bahwa AS mengakui kemampuan nuklir banyak negara, baik teman maupun musuh, termasuk Rusia, China, Pakistan, India, Prancis, dan Korea Utara. "Risiko salah perhitungan, eskalasi, dan penggunaan nuklir dalam lingkungan ini bukanlah hal yang teoritis," kata mereka.

"Kongres memiliki tanggung jawab konstitusional untuk sepenuhnya mengetahui keseimbangan nuklir di Timur Tengah, risiko eskalasi oleh pihak mana pun dalam konflik ini, dan perencanaan serta kontingensi pemerintah untuk skenario tersebut. Kami tidak yakin telah menerima informasi tersebut."

Para anggota parlemen mencatat bahwa Iran menargetkan fasilitas nuklir Israel di kota Dimona di bagian selatan selama perang tahun ini. Hal ini memicu pertanyaan kepada Rubio tentang lokasi tersebut, termasuk apakah fasilitas itu memproduksi bahan fisil untuk bom, termasuk plutonium.

"Catatan publik secara kuat dan konsisten mendukung kesimpulan bahwa Israel memiliki senjata nuklir," tulis mereka.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya