JAKARTA - A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Muhaimin melontarkan kritik tajam terhadap kondisi struktur PBNU saat ini.
KH Abdul Muhaimin mengaku prihatin terhadap melemahnya peran advokasi NU di tengah berbagai persoalan rakyat. Ia menyinggung kasus Wadas hingga polemik Proyek Strategis Nasional (PSN) di PIK 2 yang menurutnya justru dikawal oleh LBH Muhammadiyah.
"Saya sedih sebagai A’wan. Kasus Wadas itu dikawal LBH Muhammadiyah, yang mengawal kasus PSN di PIK 2 juga LBH Muhammadiyah. Ke mana NU-nya?" ujarnya di diskusi interaktif bertajuk “NU di Persimpangan: Menjaga Peran Civil Society di Era Baru” di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
“NU hari ini tidak memiliki bargaining position dalam kebijakan politik-ekonomi, apalagi pesantren yang sampai sekarang masih terpinggirkan,” katanya.