Paulus Waterpauw: Papua Harus Dibangun dengan Hati dan Dialog

Awaludin, Jurnalis
Sabtu 23 Mei 2026 13:40 WIB
Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw (foto; dok ist)
Share :

Menurutnya, pendekatan bottom up menjadi salah satu hal yang sangat penting. Pembangunan Papua tidak bisa hanya dirancang dari atas berdasarkan sudut pandang elite atau pemerintah pusat semata. Aspirasi masyarakat dari kampung, desa, distrik, hingga kota harus didengar dan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat Papua akan merasa memiliki pembangunan yang dijalankan. Mereka tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga ikut menentukan arah masa depan daerahnya. Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap hak-hak sosial, budaya, dan identitas masyarakat adat Papua.

Paulus yang resmi menjadi Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 Oktober 2025 itu menegaskan, pembangunan Papua pada akhirnya harus dibangun dengan hati, dialog, dan keberpihakan kepada manusia Papua itu sendiri.

Menurutnya, proyek besar dan investasi nasional baru akan memiliki makna apabila mampu menghadirkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja, serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi orang asli Papua.

Melalui komunikasi yang baik, dialog yang tulus, dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat, Papua diyakini dapat berkembang menjadi daerah yang maju sekaligus tetap menjaga martabat masyarakat adatnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya