Wilayah 3T Didorong Jadi Prioritas Program
APGI 3T mencatat hingga saat ini sekitar 1.200 investor telah berpartisipasi dalam Program MBG di wilayah terpencil. Organisasi tersebut menilai kolaborasi lintas sektor masih diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program di daerah 3T.
Ke depan, APGI 3T akan memfokuskan langkah pada penguatan dapur MBG sebagai pusat distribusi pangan dan pemberdayaan lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola dapur, hingga penguatan sistem monitoring berbasis data lapangan. Organisasi tersebut juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah, investor, serta pelaksana di lapangan agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif di wilayah 3T.
APGI 3T menilai keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh skala program, tetapi juga ketepatan strategi dan keberlanjutan pelaksanaan di wilayah yang memiliki tantangan akses lebih besar. Karena itu, wilayah 3T dinilai perlu menjadi perhatian dalam penguatan sistem pangan dan gizi nasional.
(Awaludin)