JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap CD (29), seorang perempuan yang merupakan asisten pribadi YouTuber populer. CD diperiksa terkait dengan pembelian gas dinitrogen oksida (nitrous oxide/N2O) merek Whip Pink.
“CD sudah memenuhi panggilan dan hadir Jumat, (29/5/2026) kemarin. Yang bersangkutan telah membeli Whip Pink sebanyak 20 tabung pada akhir tahun 2025 dan awal 2026,” kata Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026).
CD diperiksa terkait pembelian gas tawa berukuran 640 dan 950 gram tersebut. Ia diduga mengonsumsinya bersama teman dan pegawainya.
“Dipakai bersama teman-teman dan pegawainya,” ujar Zulkarnain.
Zulkarnain menyebut, CD mendapatkan Whip Pink dengan cara mencari di Google menggunakan kata kunci ‘Whip Cream’. Setelah itu, CD diarahkan ke WhatsApp Admin PT Suplaindo Sukses Sejahtera (PT SSS).
“Setelah itu, mengisi format pesanan, mentransfer via mobile banking pribadi, dan barang diantar oleh kurir dalam waktu sekitar satu jam,” ucap Zulkarnain.
Berdasarkan pengakuannya kepada penyidik, CD menggunakan Whip Pink dengan cara memasukkan nozzle—perangkat mekanis yang dirancang untuk mengontrol arah cairan atau gas—ke dalam mulut.
“Adapun yang dilihat dari CD setelah menghirup Whip Pink, ia menunduk sambil menutup mata,” tutup Zulkarnain.
(Rahman Asmardika)