Prabowo kemudian mendapat penjelasan mengenai sejumlah inovasi teknologi dan perlengkapan operasional, seperti defensive barrier, command center, teknologi virtual reality (VR), wifi portable, hingga drone pemadam kebakaran. Berbagai inovasi tersebut ditampilkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan Polri dalam merespons kebutuhan tugas di lapangan.
Selain itu, pameran juga menampilkan berbagai kendaraan dan sarana pendukung operasional, antara lain mobil heavy duty, kendaraan taktis antipeluru, kapal patroli cepat, serta mobil dapur lapangan yang dilengkapi teknologi atmospheric water generator.
Melalui pameran tersebut, Polri menunjukkan arah transformasi dalam pemenuhan kebutuhan peralatan dan perlengkapan, dari ketergantungan menuju kemandirian, serta dari sekadar pengguna menjadi salah satu penggerak ekosistem industri nasional. Langkah tersebut sejalan dengan visi besar Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyaksikan paparan dan video mengenai dukungan Polri terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui keberpihakan pada produk dalam negeri. Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penggunaan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan peralatan dan perlengkapan kepolisian.
Peninjauan Pameran Bhayangkara menjadi salah satu rangkaian penting dalam Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Pameran ini tidak hanya menampilkan kesiapan dan modernisasi perlengkapan Polri, tetapi juga menggambarkan kontribusi institusi kepolisian dalam memperkuat industri dalam negeri dan kedaulatan nasional.
Usai meninjau area pameran, Prabowo melanjutkan kunjungan ke area luar ruangan untuk melihat alat dan mesin pertanian jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
(Awaludin)