JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi menggandeng Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menginisiasi "Pagar Digital", sebuah sistem pengawasan keimigrasian berbasis drone guna memperkuat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia.
Inisiatif tersebut disampaikan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko usai rapat pembahasan bersama perwakilan ITB di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Berawal dari keprihatinan dan rasa penasaran saya waktu menghadiri pameran pertahanan di Singapura beberapa bulan lalu. Di situ saya melihat berbagai macam teknologi canggih untuk pengamanan perbatasan dan lainnya. Namun, ternyata tidak ada yang merupakan buatan anak bangsa. Padahal, SDM kita memiliki daya saing yang cukup tinggi untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang setara," ujar Hendarsam dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
"Dari situlah saya terpikir untuk menggandeng kampus terbaik di Indonesia di bidang teknologi guna menginisiasi 'Pagar Digital', sistem pengamanan perbatasan dengan menggunakan drone. Kita memiliki 3.111 kilometer wilayah perbatasan darat yang sangat luas dan rawan perlintasan ilegal," katanya.