Pemerintah menargetkan jutaan orang mengikuti pawai besar dalam beberapa hari mendatang. Berbagai fasilitas, seperti transportasi, makanan, dan penginapan, disediakan untuk meningkatkan jumlah peserta.
Namun, hampir lima dekade setelah Revolusi Islam 1979, dan di tengah berbagai seruan resmi mengenai persatuan nasional menjelang pemakaman Khamenei, Republik Islam justru menghadapi tingkat perpecahan internal yang jarang terjadi.
Para analis menilai dukungan terhadap kepemimpinan ulama saat ini melemah. Sementara itu, Pemimpin Tertinggi yang baru, putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, belum terlihat dalam dokumentasi publik terbaru sejak dilaporkan terluka dalam serangan yang menewaskan ayahnya.
Selama bertahun-tahun, sanksi internasional telah membebani perekonomian Iran. Di sisi lain, gelombang protes massal yang terus meningkat di berbagai wilayah negara itu ditumpas aparat keamanan dengan kekuatan yang semakin besar, yang berpuncak pada pembunuhan ribuan demonstran pada Januari.
(Arief Setyadi )