JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan, komitmennya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Rakyat di ibu kota. Bahkan, Pemprov siap menyiapkan lokasi yang mampu menampung hingga 1.000 siswa sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri kegiatan bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta, Jumat (3/7/2026).
"Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support dukungan sepenuhnya untuk Sekolah Rakyat yang ada di Jakarta ini," kata Pramono.
Pramono menjelaskan, pada tahun pertama penyelenggaraan Sekolah Rakyat terdapat sekitar 470 calon siswa. Namun, setelah proses seleksi, sebanyak 408 siswa dinyatakan memenuhi kriteria, dengan 190 di antaranya merupakan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Karena itu, Pemprov DKI siap menindaklanjuti harapan Presiden agar kapasitas Sekolah Rakyat di Jakarta ditingkatkan menjadi sekitar 1.000 siswa.
"Harapan Bapak Presiden untuk bisa menambah sampai dengan 1.000 siswa, kami akan mendalami hal ini dan menyiapkan lokasi yang mungkin bisa digunakan untuk boarding Sekolah Rakyat bagi 1.000 siswa," ujarnya.