Penyelidikan ini mencakup berbagai aktivitas sejak Oktober lalu dan berfokus pada dugaan bahwa al-Jumaili menyalahgunakan sumber daya negara serta kontrak pemerintah demi mendapatkan uang suap dan keuntungan pribadi.
Penyitaan emas terbaru sebagai bagian dari penyelidikan terhadap al-Jumaili ini menyusul penemuan besar yang diumumkan Kamis lalu, ketika pihak berwenang menemukan uang senilai 14 miliar dinar Irak atau US$10,6 juta yang disembunyikan di dalam saluran pembuangan air hujan.
(Fahmi Firdaus )