Spanyol Kerahkan Militer Usai Ribuan Migran Serbu Daerah Kantong Ceuta

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 31 Juli 2026 08:15 WIB
Para migran berenang menyeberangi perbatasan Ceuta di Spanyol dan memanjat bebatuan untuk mencapai pagar perbatasan. (Foto: Reuters)
Share :

Partai-partai sayap kanan mengkritik upaya tersebut dengan alasan bahwa hal itu akan menarik lebih banyak migran ke Spanyol, dan mereka dengan cepat menyalahkan Sanchez karena membiarkan situasi di Ceuta mencapai proporsi krisis.

Awal bulan ini, Mahkamah Agung Spanyol memutuskan bahwa migran yang dicegat di laut saat mencoba mencapai Ceuta atau Melilla tidak dapat dikembalikan secara langsung berdasarkan rezim "penolakan perbatasan" khusus wilayah tersebut, yang memungkinkan pihak berwenang untuk segera mengirim kembali orang-orang yang tertangkap melintasi pagar perbatasan.

Pemerintah Spanyol mengatakan bahwa "eksploitasi oleh mafia dan organisasi kriminal" atas putusan inilah yang memicu lonjakan migran, bukan upaya mereka untuk memberikan status hukum kepada beberapa migran tanpa dokumen.

"Sejak putusan Mahkamah Agung, jumlahnya mengalir perlahan, tetapi hari ini terjadi ledakan," kata seorang juru bicara Guardia Civil kepada Reuters.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan pihaknya bekerja sama erat dengan Maroko untuk mengatasi lonjakan kedatangan ilegal, setelah mencegah ribuan migran memasuki Ceuta secara ilegal dalam beberapa hari terakhir.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya