"Pimpinan telah membuka paradigma kami bahwa hari ini kami berada di garis depan pertempuran baru. Bukan hanya di medan perang, tetapi juga melawan kepuasan diri, birokrasi yang lamban, dan tantangan zaman yang semakin dinamis," ujarnya.
Ia menegaskan, tidak ada ruang kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran, termasuk praktik suap sekecil apa pun. Integritas menjadi fondasi utama dalam membangun profesionalisme prajurit sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI AD.
Lebih lanjut, Mayor Pusdika mengatakan konsistensi hidup sederhana, menjunjung kejujuran, dan menjaga integritas sebagai prajurit, abdi negara, serta pelayan masyarakat menjadi faktor yang mengantarkan Brigif PR 17/SBB meraih predikat Satker Terbaik Peraih WBK.
Penghargaan ini menjadi bukti penguatan integritas di lingkungan TNI AD tidak hanya sebatas pembenahan administrasi, tetapi telah menjadi bagian dari budaya organisasi yang terus dijaga dan dikembangkan.
"Ini adalah manifestasi modern dari heroisme para pahlawan. Jika dahulu kemerdekaan direbut dengan bambu runcing dan senjata, maka hari ini senjata kami untuk membela bangsa adalah integritas, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas," tuturnya.
(Arief Setyadi )