Dikutip media lokal, Anwar menyatakan bahwa "hampir semua masalah ini berakar dari penggunaan telepon seluler dan media sosial". Ia juga berjanji akan mempertimbangkan penerapan langkah-langkah yang lebih ketat untuk mengatasi persoalan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah Malaysia kemudian menerapkan aturan baru yang diklaim bertujuan melindungi anak-anak sekaligus mengurangi paparan mereka terhadap konten daring yang berbahaya.
Sejak Juni, Malaysia resmi melarang seluruh anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun di platform media sosial utama.
(Awaludin)