Presiden Prabowo Targetkan Semua Sekolah di Indonesia Selesai Direnovasi pada 2029

Nur Khabibi, Jurnalis
Jum'at 14 Agustus 2026 13:43 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR di Jakarta, 14 Agustus 2026. (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Salah satu hal yang disampaikan Presiden dalam pidatonya adalah mengenai perbaikan yang gencar dilakukan pemerintah terhadap sekolah-sekolah di Indonesia yang rencananya rampung pada tahun 2029.

“Memberi makan bergizi saja, kita sadar tidak cukup. Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik. Karena itu kita jalankan program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah kita,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo menjelaskan, tahun ini pemerintah sudah melakukan perbaikan terhadap 71.744 sekolah. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di angka 17.000.

Prabowo melanjutkan, ia menargetkan proses renovasi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Target jangka panjang, proses tersebut akan selesai di 2029.

“Tahun depan target kita 100.000, tahun 2028, 100.000. Tahun 2029 semua sekolah di Indonesia, SD, SMP, SMA, SMK, termasuk di pesantren-pesantren, harus kita selesai renovasi,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, perbaikan sekolah juga akan menyasar daerah terluar Indonesia. Di kawasan tersebut, kata Prabowo, renovasi juga akan menyasar Puskesmas.

“Kita sudah perbaiki sekolah di Miangas dan kita akan perbaiki puskesmas di situ. Dan sekarang sudah ada satgas khusus untuk pulau-pulau terluar dan terpencil. Di Sabang, di pulau paling barat Indonesia, di Merauke, dan di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Selain renovasi, Prabowo juga akan melengkapi fasilitas belajar mengajar dengan menambah layar pintar interaktif.

 

“Tahun lalu kita berhasil membagikan satu layar setiap sekolah. Desember 31 kita akan membagikan tambahan tiga layar setiap sekolah. Artinya setiap sekolah di Indonesia akan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi dengan layar pintar interaktif,” tuturnya.

Dengan hal itu, lanjut Prabowo, dapat mempermudah guru mengakses konten kurikulum terkait proses belajar mengajar. Harapannya, para siswa dapat mengakses ulang mata pelajaran yang mereka anggap belum dikuasai.

“Kita akan membuat studio-studio terpusat dengan guru-guru terbaik yang akan mengadakan siaran jarak jauh yang ribuan sekolah bisa akses. Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik. Termasuk bahasa asing, bahasa asing mutlak harus kita kuasai,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan, bahasa asing kini menjadi salah satu hal yang penting dikuasai. Menurutnya, penerapan mata pelajaran bahasa asing akan diterapkan sejak tingkat awal sekolah dasar.

“Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD, SD kelas satu mereka harus mulai bahasa asing,” katanya.

“Dari kecil, di bawah 11 tahun, 12 tahun mereka lebih cepat belajar. Anak-anak kita harus punya akses kepada pendidikan terbaik agar mereka nanti kalau masuk ke, kalau sudah mencari lapangan kerja, mereka punya kemampuan lebih, mereka bisa diterima di mana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak mana pun,” sambungnya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya