JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kemerdekaan Indonesia tidak cukup hanya ditandai dengan berkibarnya bendera Merah Putih. Menurutnya, kemerdekaan harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari meja makan hingga ruang kelas anak-anak.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-1 Tahun Sidang 2026-2027 dan Penyampaian RUU APBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan, APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara, melainkan instrumen perjuangan untuk melindungi rakyat, memperkuat bangsa, dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
"APBN adalah instrumen untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkuat bangsa. Alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik," kata Prabowo.
Dia menekankan, negara harus hadir untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk petani, nelayan, buruh, hingga anak-anak.
"Negara hadir ketika petani membutuhkan pupuk, membutuhkan teknologi. Negara hadir ketika nelayan membutuhkan kapal dan tempat penyimpanan hasil tangkapannya. Negara hadir ketika buruh membutuhkan perlindungan dalam bekerja dan berkarya," ujarnya.