Gregoire Mvongo, gubernur wilayah Kamerun timur, mengatakan melalui siaran radio publik CRTV bahwa mereka “bekerja sama erat dengan rekan-rekan dari Republik Afrika Tengah untuk menangani dampak dari tragedi ini”.
Runtuhnya lokasi tambang rakyat merupakan hal yang umum terjadi di Republik Afrika Tengah (CAR), tempat ribuan orang bekerja dalam kegiatan penambangan skala kecil di luar kendali pemerintah. Pekerjaan ini berisiko tinggi karena para penambang biasanya tidak memiliki perlindungan yang memadai, dan kecelakaan yang terjadi sering kali berakibat fatal.
Pada Juni, peristiwa tanah runtuh menewaskan puluhan orang di lokasi tambang emas Be-Mbari, yang juga terletak di perbatasan Kamerun.
Pada pertengahan Maret, tanah longsor menewaskan tujuh orang di sebuah tambang di desa Ngourroum, wilayah barat Republik Afrika Tengah.
Sebanyak 20 orang lainnya tewas pada Februari di Gordi, wilayah timur laut negara tersebut.
(Rahman Asmardika)