Ungkap Alasan Penundaan Rekening Koordinator Demo Pati, Polda Metro: Lindungi Donatur-Data Pribadi

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2026 16:19 WIB
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin.
Share :

JAKARTA — Polda Metro Jaya memberi penjelasan mengenai alasan alasan penundaan transaksi pada rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, jelang aksi unjuk rasa pada Kamis, (27/8/2026) besok.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan karena polisi hendak mendalami informasi soal penghimpunan data yang beredar di media sosial.

“Hal ini kami lakukan tentunya dalam rangka menjaga dan memberikan perlindungan, baik itu kepada pemilik akunnya maupun kepada para donatur,” kata Iman kepada wartawan di DPR, Rabu (26/8/2026).

Iman menjelaskan, pengumpulan donasi memiliki ketentuan peraturan perundang-undangan yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, polisi merasa perlu mengklarifikasi dan meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

“Tentunya kami melakukan upaya-upaya ini dalam rangka memberikan perlindungan dan menjaga agar: Pertama, data pribadi dari para donatur maupun Saudara Supriyono ataupun Saudara Botok juga terlindungi oleh negara, tidak digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk hal-hal yang melanggar hukum,” ujar Iman.

“Kemudian yang kedua juga, jangan sampai ada pihak-pihak yang menggunakan data pribadi tersebut untuk kepentingan yang lain,” sambung dia.

Dia menambahkan, setelah melakukan klarifikasi dan konfirmasi, polisi menyatakan telah memperoleh fakta hukum terkait donasi dan rekening tersebut.

“Nah selanjutnya, setelah kami lakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap fakta-fakta yang ada, saat ini kami sudah memperoleh fakta hukum dari pihak-pihak terkait sehubungan dengan donasi dan rekening yang bersangkutan,” ungkapnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya