Dalam kesempatan yang sama, Rais Ali Idarah Aliyyah Jatman, Kiai Achmad Chalwani, memberikan ijazah Hizib Bukhari kepada ribuan jamaah yang hadir.
‘’Ijazah tersebut merupakan bagian dari amanah yang diembannya dalam menjaga kesinambungan amaliah dan tradisi keilmuan ulama,’’ujarnya.
Dia juga menjelaskan pentingnya riyadhah Hizib Bukhari sebagai salah satu bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan persoalan akidah.
“Untuk menghadapi bencana akidah, adakanlah riyadhah Hizib Bukhari. Di Jawa Tengah, cabang-cabang NU diadakan riyadhah Shahih Bukhari dan Hizbul Bukhari,”pungkasnya.
Ribuan jamaah malam itu tidak hanya berkumpul untuk mengikuti rangkaian amaliah. Mereka juga membawa satu ikhtiar bersama: mengetuk pintu langit melalui doa agar Muktamar NU berjalan dengan penuh kedamaian dan menghasilkan keputusan terbaik bagi Nahdlatul Ulama, bangsa, dan umat.
(Fahmi Firdaus )