"Banjir dahsyat di Sungai Bhote Koshi di Rasuwa telah membuat pengumpulan data lengkap mengenai kerugian jiwa, harta benda, dan infrastruktur menjadi sangat sulit," lanjutnya.
Shah menambahkan, proses pendataan dan penanganan bencana masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari cuaca buruk, medan yang sulit, hingga risiko yang terus mengancam keselamatan tim di lapangan.
"Meskipun tugas ini tetap menantang karena cuaca buruk, medan yang sulit, dan risiko yang terus berlanjut, kami terus maju dengan tekad untuk melindungi nyawa warga," ujarnya.
Balendra Shah, politikus berusia 36 tahun yang sebelumnya dikenal sebagai rapper dengan nama "Balen", kini menghadapi tantangan besar untuk memulihkan kehidupan masyarakat serta membangun kembali infrastruktur penting yang rusak akibat bencana.
Di sisi lain, perekonomian Nepal sudah berada dalam tekanan dengan sumber daya yang terbatas untuk menghadapi bencana dalam skala besar tersebut.