Menurut Marisks, kapal Sidr terkena "proyektil tak dikenal" pada pukul 19.52 GMT di lokasi sekitar 16 mil laut (30 km) di timur laut Khasab, Oman, sementara kapal Senegal Prosperity terkena "tiga proyektil tak dikenal" di lokasi sekitar 17 mil laut di sebelah timur Khasab.
Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga melaporkan dua insiden di lokasi yang sama.
Pada Rabu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa dua kapal tanker minyak berupaya "melintasi rute ilegal atas desakan militer AS" di Selat Hormuz sebelum "menabrak ranjau dan meledak". Kapal-kapal tersebut "saat ini sedang terbakar", tambah pernyataan itu.
Selat Hormuz, yang biasanya menjadi jalur bagi seperlima pengiriman minyak dan gas dunia, praktis telah tertutup sejak dimulainya perang antara AS dan Israel melawan Iran pada Februari akibat serangan rudal dan pesawat drone Iran terhadap kapal-kapal komersial serta blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
(Rahman Asmardika)