Serangan udara ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk, di mana Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan sejak bulan Februari.
Kuwait telah berulang kali berada dalam jangkauan serangan Iran.
Belum diketahui secara pasti apakah angkatan bersenjata atau infrastruktur domestik Kuwait mengalami kerusakan maupun korban jiwa akibat rentetan serangan udara tersebut.
(Rahman Asmardika)