Menurut Prabowo, kerja sama perdagangan bebas Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU) merupakan bentuk kemitraan ekonomi, bukan aliansi yang ditujukan untuk melawan negara tertentu.
“FTA kita dengan Eurasian Economic Union adalah tepat seperti itu, bukan aliansi melawan siapa pun, melainkan kemitraan untuk kemakmuran semua orang,” ujarnya.
Prabowo juga menegaskan, Indonesia akan terus membangun hubungan dengan berbagai negara secara setara.
“Indonesia bekerja ke timur, barat, utara, dan selatan sebagai mitra yang berdaulat dan setara,” katanya.
Ia kemudian menekankan prinsip Indonesia dalam menjalin hubungan dengan negara-negara lain.
“Bagi kami, seribu teman masih terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” pungkasnya.
(Awaludin)