Daryono menuturkan, setelah meluncur bebas tanpa mesin sejauh puluhan kilometer keluar dari paparan awan abu, kapten pilot Eric Moody dan krunya berhasil menyalakan kembali mesin saat suhu partikel meleleh mendingin dan rontok di ketinggian lebih rendah. Pesawat itu kemudian melakukan pendaratan darurat dengan selamat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
“Penghentian sementara operasional penerbangan di beberapa bandara saat terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini merupakan langkah dan keputusan yang tepat demi menjamin keselamatan penerbangan,” pungkasnya.
(Rahman Asmardika)