JAKARTA - Ratusan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 502 / Ujwala Yudha Kostrad menggelar latihan menembak lorong yang menjadi latihan yang menantang di latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026, di Puslatpur Kodiklat TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan.
“Menembak Lorong yang melibatkan personel TNI, US Army, serta militer negara sahabat lainnya ini menjadi bagian dari latihan gabungan untuk meningkatkan kemampuan,”ujar Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas, Selasa (8/9/2026).
“Serta kesiapsiagaan, dan interoperabilitas prajurit TNI dalam menghadapi berbagai situasi operasi,” sambungnya.
Dia menambahkan, pelaksanaan latihan bertujuan menguji kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas secara terpadu, sekaligus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama antarnegara.
“Melalui Latgabma SGS 2026, diharapkan para prajurit lintas negara menjalin hubungan yang semakin solid serta tercipta kesiapan dan kemampuan bersama dalam menjaga diplomasi pertahanan dan stabilitas kawasan,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )