Pencarian 5 Jurnalis Peliput Anak Krakatau yang Hilang Diperluas, 7 SRU Dikerahkan

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Rabu 09 September 2026 18:35 WIB
Tim SAR memperluas pencarian jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau.
Share :

Sekitar pukul 13.31 WIB, SRU 1 yang menggunakan KN SAR Tetuka 247 melanjutkan pencarian berdasarkan titik koordinat SAR Map. Dalam proses pencarian tersebut, Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik yang cukup tebal.

“Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,” sambungnya.

Hingga pukul 15.22 WIB, SRU 5 yang menggunakan KP Sanjaya masih melakukan pencarian sesuai titik koordinat SAR Map dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Ia menegaskan Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan mengevaluasi perkembangan operasi secara berkala.

“Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil. Kami tidak berhenti melakukan upaya pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan terus kami evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya. Kami berharap delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tuturnya.

Sebagai informasi, lima jurnalis dinyatakan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Kelimanya berangkat dari Anyer menggunakan speedboat menuju kawasan Krakatau.

Kelima jurnalis itu adalah Yudistiro Pranoto dari iNews, Muhammad Bagus Khoirunas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Daus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis freelance.

Informasi terakhir menyebutkan komunikasi sempat terjalin dengan Muhammad Bagus Khoirunas, fotografer Antara Biro Banten. Kontak dengan salah satu anggota rombongan itu diketahui berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, seluruh anggota rombongan tidak lagi dapat dihubungi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya