GOWA - Seorang pelajar SMA dan seorang sales roti menjadi korban pembacokan oleh empat pelajar tak dikenal di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kedua korban terluka akibat senjata tajam setelah para pelaku berkonvoi menggunakan dua sepeda motor sambil mengayunkan senjata tajam di jalan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nuhung, Kelurahan Kale Bajeng, Kecamatan Bajeng, Gowa. Para pelaku diduga menyasar pengendara yang mereka temui di sepanjang jalan.
Kasat Reskrim Polresta Gowa AKP Muhalis Hairuddin mengatakan penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap para pelaku.
"Penyidik telah mendatangi TKP untuk menemukan pelaku dengan memeriksa kamera. Pelaku ada empat orang," ujar AKP Muhalis, Rabu (9/9/2026).
Salah satu korban berinisial MS masih menjalani perawatan di Puskesmas Bajeng. Sementara itu, warga meminta polisi meningkatkan patroli, terutama saat jam pulang sekolah dan malam hari, untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi.
"Jadi ada dua korban, masing-masing mengalami luka senjata tajam, ada di bagian punggung dan pundak," pungkasnya.
Korban berinisial MS, berusia 16 tahun, luka robek pada bagian bahu sepanjang sembilan sentimeter. Luka tersebut membuat korban harus mendapat 18 jahitan di Puskesmas Bajeng.
MS dibacok dalam perjalanan pulang dari sekolah pukul 17.00 WITA. Saat berpapasan dengan empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor, senjata tajam yang diayunkan salah seorang pelaku mengenai bahu korban.