JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) berkomitmen mengusut tuntas dugaan meninggalnya Serda Ahmad Muzammul Farisa, terkait pembinaan berlebihan.
"Fakta-fakta terkait kejadian tersebut akan diungkap berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, prajurit yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
"Tidak ada ruang bagi tindakan yang melanggar hukum di lingkungan TNI AU," ujarnya.
Sebelumnya, Serda Ahmad Muzammil Farisa diduga mengalami penganiayaan di Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
(Awaludin)