Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya, Berawal Senior Jengkel Teleponnya Ditutup

Ari Sandita Murti, Jurnalis
Rabu 16 September 2026 11:21 WIB
Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi (Foto: Ari Sandita/Okezone)
Share :

JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, membeberkan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) meninggal dunia diduga dianiaya seniornya. Kejadian itu, berawal dari kekesalan senior terhadap korban.

"Adapun kronologi kejadian kenapa terjadinya adalah awal mulanya pada hari Selasa itu Serda MTS menelepon Serda RP, juniornya, untuk meminta bantuan. Namun, di tengah percakapannya, secara tiba-tiba juniornya itu, Serda RP, menutup teleponnya Serda MTS, seniornya. Sehingga yang senior itu merasa jengkel, tersinggung, dan marah atas kejadian itu," ujarnya, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, Serda MTS lantas mengumpulkan para juniornya pada Rabu, 9 September 2026, sekira pukul 21.10 WIB di belakang Mess Galaksi, Lanud Halim Perdanakusuma. Di situ, Serda MTS lantas memberikan tindakan push-up dan sit-up kepada Serda RP sebanyak 100 kali.

"Sebanyak tiga kali itu ya dengan tangan kosong, dengan posisi tangannya itu adalah terkepal dan dipukulkan ke dada korban. Setelah menerima pukulan ketiga, korban langsung jatuh jongkok dan lemas, terjatuh. Kemudian seketika berikutnya langsung pingsan," tuturnya.

Dia mengungkap, Serda JM bersama Serda MTS, Serda MAD, dan Serda AH berusaha menyadarkan korban dengan memberikan minyak angin ataupun balsam dengan diusapkan pada bagian hidung dan membasuh air di bagian muka serta badan korban. Namun, korban tetap tidak sadarkan diri sehingga membuat mereka panik.

"Kemudian, pada pukul 23.35 WIB, korban dibawa oleh pelaku dengan menggunakan mobil dinas ke IGD Rumah Hospital UIN Syarif Hidayatullah ataupun Rumah Sakit Haji di Pondok Gede, Jakarta Timur karena memang paling dekat posisinya di sana lewat belakang," paparnya.

Lantas sekira pukul 23.45 WIB, pasca korban dilakukan penanganan medis oleh pihak IGD, korban Serda AMF dinyatakan meninggal dunia.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya