Layanan Administrasi JKN Makin Dekat Warga Pangalengan Lewat BPJS Keliling

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 18 September 2026 22:23 WIB
Layanan BPJS Keliling memudahkan masyarakat mengakses administrasi JKN.
Share :

PANGALENGAN – Sebagai upaya memperluas akses layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Keliling di Puskesmas Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi kepesertaan JKN secara lebih dekat tanpa harus datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Layanan BPJS Keliling dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi Program JKN, melakukan perubahan data peserta, pendaftaran peserta, konsultasi administrasi, hingga menyampaikan pengaduan dan kendala yang dihadapi saat mengakses layanan JKN. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan untuk menjangkau peserta di berbagai wilayah dengan karakteristik dan kebutuhan yang beragam.

Deputi Direksi Bidang Komunikasi Organisasi BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma'ruf, mengatakan bahwa BPJS Kesehatan terus berupaya menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk melalui penguatan akses layanan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“BPJS Kesehatan memang telah mengembangkan berbagai kanal digital untuk mempermudah akses layanan peserta. Namun di sisi lain, kami juga memahami bahwa tidak semua wilayah dapat mengadopsi layanan digital karena berbagai kondisi, seperti keterbatasan jaringan komunikasi dan data, kondisi geografis, maupun tingkat literasi digital masyarakat yang berbeda-beda," jelas Iqbal saat mengunjungi Puskesmas Warnasari Pangalengan, didampingi Koordinator Advokasi BPJS Watch Timbul Siregar dan Kepala Puskesmas Warnasari Eti Rosmalia, Kamis (17/9/2026).

Oleh karena itu, lanjut Iqbal, BPJS Kesehatan tidak hanya berfokus pada pengembangan layanan digital, tetapi juga menghadirkan layanan jemput bola melalui BPJS Keliling.

Iqbal menambahkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak dapat disamaratakan. Di wilayah perkotaan, layanan digital menjadi pilihan karena dinilai lebih praktis dan efisien. Sementara di sejumlah daerah lainnya, layanan tatap muka masih menjadi kebutuhan utama karena faktor keterbatasan sinyal maupun kondisi geografis.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya