Sabtu, 12 September
Kantor SAR Bengkulu menerima laporan penemuan jenazah tanpa identitas di kawasan pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Jenazah berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan tinggi badan 163 cm. Polisi melakukan pencocokan data untuk mengungkap identitas korban.
Rabu, 16 September
Kepolisian sempat menyatakan jenazah di Pulau Enggano belum memiliki keterkaitan dengan lima jurnalis dan tiga awak speedboat Arupadhatu 1 yang hilang di perairan Selat Sunda.
Senin, 14 September
Setelah melakukan pencarian tujuh hari tanpa hasil, Tim SAR gabungan memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari.
Kamis, 17 September
Setelah 10 hari berjalan tanpa mendapatkan hasil, operasi pencarian terhadap 5 jurnalis dan 3 penumpang kapal resmi dihentikan.
Rabu, 23 September
Poldo Banten memastikan jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano merupakan jasad Surakhman, salah satu awak kapal KM Arupadhatu I yang dinaiki jurnalis.
(Zen Teguh)