JAKARTA - Seorang influencer dan kreator konten asal Kanyakumari, Tamil Nadu, India menjadi korban pencurian yang menyebabkannya kehilangan uang tunai serta perhiasan emas dan berlian senilai hampir INR10 juta (sekitar Rp1,88 miliar). Namun, alih-alih bersimpati, warganet justru memberikan komentar pedas kepada si influencer.
Madhumitha, yang memiliki lebih dari 450.000 pengikut, kerap mengunggah video yang memperlihatkan gaya hidup mewah keluarganya, termasuk perhiasan emas dan tumpukan uang tunai. Beberapa unggahan juga dikabarkan mengungkap detail mengenai kegiatan rekreasi dan rencana perjalanan keluarga tersebut.
Menurut laporan Polimer News, pihak kepolisian sedang menyelidiki apakah unggahan media sosialnya turut membantu para pencuri dalam merencanakan aksi kejahatan tersebut. Laporan itu juga menyebutkan bahwa para pencuri membobol rumah keluarga tersebut di dekat Nagercoil pada Kamis, (24/9/2026) malam saat penghuninya sedang tidak berada di rumah.
Mereka berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat sekitar hampir 1 kilogram, perhiasan berlian, dan uang tunai sebesar INR50.000 (sekitar Rp9,4 juta).
Polisi sedang memeriksa aktivitas media sosial Madhumitha untuk mengetahui apakah para pencuri memantau unggahannya dan memanfaatkan informasi mengenai barang berharga atau pergerakan keluarga tersebut untuk menargetkan rumah itu.
Beberapa video lama Madhumitha memperlihatkan dirinya mengenakan perhiasan, memamerkan uang tunai, dan membahas kebiasaan keluarganya membeli emas. Dalam satu video yang beredar luas, ia terlihat menghujani anaknya yang masih kecil dengan uang kertas pecahan 500 Rupee. Sebuah video pendek lama, di mana ia membahas cara menyimpan barang-barang berharganya dengan aman, juga kembali muncul setelah peristiwa pencurian tersebut.
Menanggapi kejadian ini, pengusaha Harsh Goenka menulis, "Pencurian itu salah, titik. Namun, apakah Anda bersimpati kepadanya?"
Sejumlah pengguna media sosial memberikan tanggapan mereka, yang sebagian besar mengkritik Madhumitha.
"Mereka seharusnya diperiksa dan dikirimi surat pemberitahuan pajak. Terlepas dari kerugian yang mereka alami," kata salah seorang pengguna media sosial.
Pengguna lain berkomentar bahwa meski Madhumitha mendapat kekayaan melalui upayanya sendiri, sikap pamer kekayaannya dinilai kurang dewasa.
Sementara pengguna lainnya menegaskan bahwa pencurian adalah tindakan yang salah tetapi sikap pamer Madhumitha membuatnya kesal. "Melihat aksi pamer itu, saya hampir berharap perampok itu membawa dia sekalian!" komentarnya.
Madhumitha dan keluarganya mengetahui adanya pembobolan rumah saat mereka kembali ke rumah. Polisi menyatakan bahwa para pelaku diduga masuk dengan merusak kunci pintu belakang sebelum memaksa membuka lemari yang berisi barang-barang berharga tersebut.
(Rahman Asmardika)