Sementara itu, Pasukan TNI yang menangkapnya juga memenuhi permintaan Zakarias Fatem, untuk melihat kehidupan nyata masyarakat Papua, termasuk perkembangan pembangunan sosial ekonomi di tanah kelahirannya tersebut, melalui sebuah gawai.
Zakarias mengaku tidak menyangka melihat pesatnya sosial ekonomi masyarakat Papua, khususnya di wilayah yang zero KKB.
Dia juga menyaksikan sejumlah aksi keji KKB saat membantai bangsanya sendiri, menculik dan memperkosa wanita, serta membakar gereja serta sekolah, semakin memantapkan niatnya untuk meninggalkan kelompok sparatis yang dipimpinnya, dan memerintahkan seluruh anggota serta simpatisan untuk kembali ke NKRI.
(Fahmi Firdaus )